Web Server Statis vs Dinamis Web server bisa menyajikan konten statis maupun dinamis. Web server statis terdiri dari komputer dan software HTTP. Web server jenis ini mengirim kembali file website ke browser tanpa adanya perubahan. Sementara itu, web server dinamis terdiri dari web server statis, dengan software tambahan yang biasanya terdiri dari database dan server aplikasi. Web server dinamis berfungsi untuk memperbarui file yang dihosting sebelum mengirimkannya melalui server HTTP. Dengan begini, web server dinamis bisa menghasilkan dan mengirim konten dinamis ke browser web. Fitur-Fitur Web Server Selain mendukung protokol HTTP untuk memproses permintaan dan respons yang masuk, hampir semua web server menawarkan fitur standar yang serupa, seperti: File logging – File log mencatat peristiwa atau aktivitas yang dilakukan web server, seperti permintaan, keamanan, dan error log. Setiap kali web server menerima permintaan baru, sebaris tek...